Desember 12, 2019

OKP PADI : Masihkah PERBUP NO.47 TH 2018 Berlaku? INILAH IMPLEMENTASINYA…

Camat Teluknaga sedang membacakan usul dari Persatuan Aktivis Demokrasi Indonesia

Penerapan Perbup Kabupaten Tangerang No. 47 Tahun 2018 tentang Pembatasan Jam Operasional Angkutan Tambang (Pasir, Batu, Tanah) dinilai belum maksimal. Hal ini dikarenakan masih banyaknya truk pengangkut tanah yang menjalankan aktivitasnya di pagi hari sampai siang hari. Tentunya hal tersebut membawa dampak yang sangat buruk bagi keberlangsungan hidup masyarakat Teluknaga – Kabupaten Tangerang.

Tercemarnya udara oleh polusi yang dihasilkan truk tanah yang melintas, membuat beberapa warga Kecamatan Teluknaga mengeluhkan sesak pernafasan terutama anak-anak. Selain itu beberapa kecelakaan lalu lintas pernah dirasakan oleh warga. Hal tersebut sudah disampaikan pada Camat Teluknaga, Supriyadinata beberapa kali ditemui dan diajak berdiskusi oleh Pemuda Aktivis Demokrasi Indonesia. “Kita tidak bisa bergerak sendiri, kita butuh partisipasi masyarakat dan pemuda untuk mengawal penerapan Perbup Kabupaten Tangerang No.47 th 2018, jadi kita juga ada kontrol masyarakat”. Tentunya pertemuan tersebut membuahkan beberapa hasil dan poin-poin penting yang dipaparkannya dan dilaksanakan bersama antara masyarakat dengan pemerintah untuk mengawal berlakunya Berbup tersebut.

Adapun hal yang mesti dilakukan antara lain :

1. Untuk Kendaraan Truk pengangkut tambang (Pasir, Batu, Tanah) dilarang melintas Jalan Raya Kampung Melayu sampai Jalan Raya Tanjung Pasir Mulai Pukul 05:00 WIB s/d Pukul 22:00 WIB.

2. Mengarahkan Kendaraan Truk pengangkut barang tambang yang kedapatan berada di Jalan Raya Kampung Melayu pada jam tersebut, diatas kelokasi yang sudah disediakan.

3. Untuk Kendaraan pengangkut barang lainnya (Bok, Kontainer) dilarang melintas Jalan Raya Kampung Melayu pagi hari mulai Pukul 06:00 WIB s/d Pukul 09:00 WIB dan sore hari mulai Pukul 16:00 WIB s/d Pukul 20:00 WIB.

Oleh karena itu, perlunya sinergi antara Masyarakat, Pemuda, Pemerintah dan Pihak Pengembang untuk mengawal berlakunya Perbup tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *